From: Live Full Lives Daily Devotion
James 2: 23
God wants to be our friend, and he also wants to walk with us. But if we are asked, "Do we want to become God’s friend and walk with Him?" Fasting and Prayer where we can get closer to God more, and as our friend, he would do anything extraordinary in life us.
There are 3 ways to become friends of God:
1. Learn to know God earnestly. We know God through His Son Jesus Christ, through creation and through His Word. Knowing God intimately will make us God’s friends.
2. Trust in the Lord with all your heart. At the moment we believe in the Lord with all our hearts we will know him truly. God wants us to be his friend every day, not just once a week at the church. By becoming God’s friend then God will help us from all the problems that we face.
3. Life always in the presence of God. When David fell into sin, he immediately turned to God and still wanted to always be in the presence of God. That was what made God continued using David in an extraordinary manner. We are often disappointed to God and make us out of the presence of him.
Therefore, let us know God earnestly, trust Him with all our hearts, and always long to live in the presence of God. So we will be His friends and he will do mighty things in our lives.
Tampilkan postingan dengan label How Great is my God. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label How Great is my God. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 12 Juni 2010
Senin, 11 Januari 2010
Ketika Orang Lain Mengecewakan Kita (II Timotius 4: 9-18)
Diambil dari: Renungan Sentuhan Hati by Dr. Charles F. Stanley - President of In Touch Ministries (2009)
Mungkin anda sudah pernah merasakan pahitnya penolakan dan ditinggalkan oleh orang lain. Terkadang hal ini dilakukan oleh orang yang dengannya anda menghabiskan waktu berjam-jam, dimana anda menguatkan dan membangun iman mereka. Mungkin juga dilakukan oleh pasangan atau sahabat anda yang meninggaalkan anda-mereka melupakan usaha keras anda untuk mengasihi, setia, dan tenggang rasa terhadap mereka, dan bila anda belum pernah mengalami penolakan atau pengkhianatan, mungkin suatu saat nanti anda akan mengalaminya. Mungkin anda adalah orang yang setia, namun teman-teman anda terus mengecewakan anda saat masalah datang.
Mereka senang menghabiskan waktu bersama anda saat semuanya baik-baik saja, namun ketika anda membutuhkan dukungan mereka, mereka tidak bersedia. Lalu, cara terbaik apa untuk bereaksi saat orang lain mengcewakan anda?
Saya mendorong anda untuk tidak membenci mereka. Penolakan memang menyakitkan, namun seringkali tidak terhindarkan; itu adalah bagian hidup. Anda tidak dapat membuat setiap orang mengasihi anda. Adalah mustahil untuk memaksa mereka setia kepada anda saat anda mengalami kesulitan. Namun anda dan saya dapat selalu menemukan pemulihan melalui pengampunan. Tanpanya, anda tidak akan pernah membangun pertemanan yang dekat dan dapat diandalkan.
Kita dapat belajar bagaimana mengatasi kekecewaan dengan melihat respon rasul Paulus saat hubungannya meninggalkan rasa sakit di hatinya. ia tahu apa artinya memiliki hubungan yang kuat namun ia tetap mengalami pengkhianatan. Yang luar biasa adalah Paulus mengampuni orang lain untuk kesalahan yang mereka lakukan dan berdamai dengan mereka.
Berfokuslah untuk menjadi orang yang tulus, setia dan dapat diandalkan - yang dapat mengampuni saat orang lain mengecewakan anda - dan anda akan mendapatkan teman yang dapat diandalkan. Bersandarlah pada Yesus, Sahabat yang sempurna dan anda akan menjadi orang yang ingin dikenal oleh orang lain.
Jbu :)
Label:
How Great is my God
Langganan:
Postingan (Atom)